Alfamart, Perusahaan Ritel yang Tumbuh Pesat Nomor 2 di Asia

Image

 

LONDON–Pertumbuhan usaha eceran atau ritel di beberapa negara dalam kawasan Asia bertumbuh sangat cepat. Dengan kenaikan jumlah kelas menengah, percepatan pertumbuhan ekonomi dan sektor ritel yang tak jenuh, Asia menjadi lokasi pasar yang besar bagi industri ritel lokal maupun dunia.

China terbukti menjadi negara paling populer untuk usaha ritel di dunia. Sebutlah Tesco, B & Q dan Marks & Spencer mencoba peruntungannya di negara ini. Pasar seperti Korea Selatan, Indonesia dan Thailand juga memiliki daya tarik tersendiri.

Perusahaan ritel Cina secara agresif mengejar pertumbuhan. Itu karena mereka tahu apa yang konsumen inginkan dan terus berupaya untuk memperluas bisnisnya ke pasar di negara lain.

Tercatat ada 10 perusahaan ritel yang patut disoroti karena jangkauan usaha mereka yang begitu luas, seperti dilansir retailweek.com, Jumat (8/3).

1. Aeon, Jepang

Perusahaan ritel asal Jepang ini memiliki 19 ribu gerai atau toko di seluruh Asia Tenggara. Perusahaan bahkan berencana membuka gerai lebih banyak lagi.

Aeon juga hadir di Malaysia, dengan memiliki 26 hipermarket Carrefour. Tahap berikutnya, perusahaan ritel ini berencana membuka toko di Kamboja pada 2014.

Aeon juga dilaporkan mempertimbangkan pembelian Matahari Department Store di Indonesia.

2. Alfamart, Indonesia

Biasanya, strategi yang umum dilakukan perusahaan ritel di Asia untuk mengejar pertumbuhan dengan melakukan investasi sedikit mungkin. Namun, hal berbeda dilakukan perusahaan ritel di Indonesia, Alfamart.

Perusahaan ini telah mencapai pertumbuhan tahunan yang mengesankan sebesar 20%, dan merupakan salah satu dari dua pemain besar di negeri ini. Usaha ritel Alfamart berpusat di Pulau Jawa, meski perusahaan tetap memperluas usahanya ke daerah-daerah lain di Indonesia seperti Bali dan Makassar di mana ada potensi pertumbuhan yang tinggi.

Sektor perkembangan pesat di Indonesia, di mana penjualan dari supermarket dan toko kelontong tradisional telah melambat baru-baru ini.

3.China Resources Enterprise, China

Perusahaan ritel raksasa China ini sudah memiliki 4.000 toko di seluruh negeri, dan 780 dibuka pada 2012 saja. Estate merupakan toko yang menyediakan segala sesuatu mulai dari hypermarket, bahan kimia dan lainnya.

Perusahaan berencana membuka 800 toko lagi tahun ini, termasuk 80 hypermarket. perusahaan ini adalah salah satu pemain terkemuka di Cina dan berkembang sangat cepat.

4. Lotte Shopping, Korea Selatan

Lotte Shopping adalah salah satu perusahaan ritel yang tumbuh terbesar dan tercepat di Asia, menurut laporan Deloitte Hidden’s Heroes mengacu pada pasar negara berkembang.

Lotte Shopping di Korea Selatan mengoperasikan department store dan hypermarket

Perusahaan ritel ini memiliki hypermarket dan department store kelas atas dan memiliki toko di negara-negara termasuk China, Rusia, Vietnam dan Indonesia.

Lotte memiliki lebih dari 8.000 toko dan mencapai pertumbuhan penjualan 62% pada 2012, menurut Planet Ritel.

5. Bosideng, Cina

Ini adalah salah satu perusahaan fashion terbesar di Cina, dengan memiliki tujuh merek dan hampir 12.000 toko.

Bisnis inti Bosideng adalah pakaian renang, tapi baru-baru ini diperluas menjadi pakaian wanita kelas atas dan kasual sefta pakaian pria formal dan mewah.

Bosideng merupakan salah satu pengecer Asia yang memiliki toko di Inggris.

6.BreadTalk, Singapura

Roti bukan merupakan makanan khas masyarakat Asia. Namun, roti buatan BreadTalk menggambarkan keberhasilan perusahaan ritel Asia sukses mengambil ide usaha dari Barat dan membuatnya sendiri.

Bisnis ini didirikan di Singapura pada tahun 2000 dan telah berkembang di seluruh Asia dan ke Timur Tengah. Sekarang memiliki lebih dari 600 toko roti.

BreadTalk sekarang memiliki 600 toko roti. Bisnis roti ini masih terus berkembang dengan cepat dan melaporkan peningkatan 22% year on year untuk pendapatan pada kuartal II 2012.

7. Qeelin, Cina

Perambahan merek-merek mewah Eropa telah berjalan sukses di Asia. Merek seperti Louis Vuitton dan Burberry kian populer di kalangan kelas atas yang tertarik untuk memamerkan status sosial mereka.

Bisnis perhiasan, Qeelin diluncurkan pada 2004 dan menggabungkan warisan China dengan keahlian Perancis. Meski saat ini baru memiliki 14 toko, di mana 11 di antaranya berada di Cina, tapi perusahaan berencana memiliki 100 gerai.

8.Meter/bonwe, Cina

Meter/bonwe dapat digambarkan seperti H&M versi China, usaha ritel yang ditujukan kepada anak-anak.

Kelompok ritel busana ini memiliki 4.000 toko. Pada tahun 2011 pendapatan Meter naik 32% menjadi US$ 1,6 miliar dan pengecer memiliki ambisi untuk pindah ke Eropa dan Amerika Serikat.

9.Anta Olahraga, Cina

Jika Meter/bonwe adalah H&M Cina, Anta adalah seperti Nike. Usaha ritel ini bergerak pada pengadaan perlengkapan pelatihan, alas kaki dan pakaian olahraga dengan memiliki sekitar 10.000 toko di seluruh negeri.

Anta tak terlalu berambisi hadir di wilayah Barat karena sebagian besar telah hadir di kota-kota kecil yang jarang dikunjungi orang Eropa. Beijing dan Shanghai biasanya menjadi target utama pengecer di luar negeri, tapi jaringan Anta justru menyebar di kota-kota lapis kedua dan ketiga.

10. Lane Crawford, Hong Kong

Salah satu nama yang paling dikenal di Timur jauh, department store Lane Crawford telah menciptakan kembali dirinya dalam beberapa tahun terakhir untuk menjadi seorang spesialis fashion dan gaya hidup dan mendorong basis usahanya ke Cina daratan dari Hong Kong.

Lane Crawford telah ditemukan kembali dirinya dalam beberapa tahun terakhir untuk menjadi fashion dan lifestyle spesialis

Didirikan pada 1850, Lane Crawford terpaksa mengubah namanya selama pendudukan Jepang dalam Perang Dunia II, dan setelah pembebasan pada tahun 1945 dimulai lagi dengan modal HKD 1000.

Usaha ritel di bawah kepemimpinan Presiden Andrew Keith, mantan eksekutif Marks & Spencer terfokus pada produk seperti aksesoris fashion desainer, dan kosmetik.

Dengan lima toko telah hadir di Hong Kong, Lane Crawford dibuka di Beijing pada 2007 dan toko lain akan memulai debutnya di Shanghai pada Agustus. (R24/Ar)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s